Boneka Horta

Sejarah Boneka Horta
Mau tau sekelumit tentang boneka horta???? mari kita simak ..

Tahun 2004.
Ibu Dr. Ir. Ni Made Armini Wiendi, MSc. (Dosen Bioteknologi Tanaman, Departemen Agronomi Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB) mengikuti pelatihan di Belanda. Saat itu beliau menemukan boneka rumput. Beliau amat terkesan dengan boneka tersebut dan kemudian membawa bonekanya ke Indonesia.
Melihat kegunaan dan keunikan boneka tersebut, ibu Armini kemudian mengumpulkan 7 orang mahasiswanya untuk mengembangkan boneka rumput sejenis di Indonesia. Ke 7 mahasiswa tersebut adalah Imam R. Izzati, Asep Rodiansah, Gigin Mardiansyah, Rachmatullah, Nurheidi Aditiani, Agustina Nugraheni dan Nisa Rakhmania. Keseluruhannya merupakan mahasiswa Departemen Agrohort, IPB angkatan 39.
Ke 7 mahasiswa tersebut, kemudian membuat proposal penelitian dan kewirausahaan (dalam kegiatan PKM) dengan judul “Perakitan Boneka Rumput sebagai media Edukasi cinta lingkungan untuk anak-anak”. Alhamdulillah proposalnya diterima dengan baik, dan kemudian ke 7 mahasiswa tersebut mendapat bantuan dana sebesar Rp. 4.750.000,-. dan dana tersebut kemudian digunakan untuk modal penelitian boneka.

Tahun 2005.
Penelitian boneka horta di mulai. Penelitian berlangsung selama 6 bulan sampai akhirnya prototipe boneka horta pertama di temukan.. yeeahh ^_^… finally…
kemudian boneka horta diproduksi secara rutin dan dipasarkan ke mahasiswa-mahasiswa IPB dan pameran. Alhamdulillah, tim 7 mendapatkan juara 1 di PIMNAS.

Tahun 2006.
Produksi boneka horta sempat vakum karena kesibukan para anggotanya…. namun tetap berproduksi dibantu oleh mahasiswa Horti 39, 40, 41 dan Agronomi 41.

Tahun 2007.
hanya 3 orang mahasiswa yang melanjutkan usaha boneka horta untuk dijadikan sebagai usaha profesional. Membentuk CV. D’CREATE sebagai wadah hukumnya

manfaat dan jenis-jenis boneka horta

Boneka horta memiliki beberapa manfaat, antara lain mengajarkan kedisiplinan yaitu melalui kedisiplinan dalam menyiram dan melalui cara menanam tanaman ini anak dapat belajar mengenai cahaya. Sebab tanaman ini harus disimpan ditempat yang teduh pada minggu pertama karena cahaya dapat menghambat perkecambahan. Selain kedua hal tersebut, keberadaan boneka ini juga dapat mengajarkan tentang kewirausahawan, karena banyak konsumen boneka horta ini yang memilih untuk menjualnya kembali.

Ada sembilan jenis boneka horta antara lain:

boneka horta berbentuk :

  • kura-kura
  • panda
  • panda kecil
  • horta cup (kepala)
  • platipus (kura-kura kecil)
  • sapi
  • kodok
  • kucing dan
  • boneka horta jenis babi.

Setelah para mahasiswa mengenalkan boneka horta tersebut di lingkungan kampus, ternyata mereka mendapatkan respon yang sangat bagus karena boneka ini tidak hanya digandrungi oleh anak-anak, tetapi juga disukai oleh mahasiswa

nina.karlina♥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s